Seleksi Tes PCPM BI XXXI (part 2)

Melanjutkan posting gw sebelumnya disini

Akhirnya pada tanggal 5 septemer 2013, datanglah sms dan email cinta dari experd yang isinya undangan tahap 2..

Tahap 2

wkwkkw. masih nggak nyangka gw lulus tahap 1 dengan soal yang ajaib itu…

Tahap 2 – Tes Pengetahuan dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris
Jadi sodara-sodara, kalo tes tahap 1 itu soalnya udah ajaib, tes tahap 2 ini soalnya lebih ajaib lagi..
Ada 2 tes dalam tahap 2 ini yaitu tes pengetahuan (pengetahuan tentang current issues dan pengetahuan tentang ke bank sentralan) dan tes kemampuan bahasa Inggris. Pada tes tahap 1 kemarin kita diinfo, bagi yang memiliki sertifikat toefl yang ada logo ETS nya dan nilainya diatas 500, maka langsung dianggap lulus tes kemampuan bahasa inggrisnya. jadi pada hari itu hanya mengikuti tes pengetahuan saja. Pada saat awal registrasi sebelum tes selain mengumpulkan fotocopy berkas administrasi, kalau yang punya sertifikat bahasa inggris yang sesuai persyaratan juga dikumpulkan, dan setelah selesai tes pengetahuan akan diumumkan nama-nama yang tidak perlu lagi ikut tes bahasa inggris, karena sudah memiliki sertifikat toefl. Berhubung eike tidak punya sertifikat toefl yang ada logo ets nya, dan itu juga cuma prediction waktu gw lulus SMA dan score nya ga nyampe 500 akhirnya gw ikut ke dua tes tersebut.

Tes pengetahuan itu pilihan ganda semua, lupa berapa soal 100 kayanya , isinya itu macem-macem, dari mulai pertanyaan tentang perbankkan, bank sentral, kebijakan ekonomi makro, masalah keuangan negara lain, aiissh..  pusing lah pastinya. Beberapa hari sebelum tes uda belajar-belajar tentang undang-undangan perbankan dan undang-undang tentang bank sentral, dan si pacar setiap nelp tiba-tiba hobi banget loh ngasi gw kuis, GWM (Giro Wajib Minimum) itu gimana ngitungnya?, Berapa persen bunga LPS sekarang? Basel itu apa dan bagaimana? masalah inflasi, masalah peraturan terkait tabungan, tentang kredit dan lain-lain.. pokoknya banyak banget deh tebak-tebakan dari dia.. kaya dapet materi kuliah manajemen lembaga keuangan 3 sks.. wkwk.. dia juga merekomendasikan buat gw baca-baca web dan kebijakannya BI. Dulu emang pernah dapet sih materi kuliah manajemen lembaga keuangan, ekonomi makro, ekonomi makro, namun teori itu hanya berujung di selembar transkip dan ijasah. Sekarang bidang kerjaan gw tentang SDM jadi kembali buta dengan hal-hal kaya gitu..

Dan thanks to my bf. Kuis dari dia berguna juga .. wkwkw..  soalnya itu ga ada minus,  ada yang tentang GWM, mata uang salah satu negara, tugas dan fungsi BI sbg bank sentral, kebijakan yang di ambil BI saat itu, pengaruh krisis di yunani, pengetahuan tentang ekonomi makro, titik equilibrium tuh ada jg, pengetahuan umum juga ada dari mulai nama paus vatikan yang menjabat saat ini sampe nama tentara filipina itu ada lohh di tes bi.. selesai tes gw bbman sama temen gw yang sama2 ikut tes tahap 2..cekakak cekikiki, ya masa sih si pol pot ada di ujian tes bi..wkwkw… secara kita biasanya cuma nonton gosip di tivi… Yah kembali lagi cuma bisa pasrah. apa yang terjadi terjadilah..

Untuk tes bahasa inggrisnya kacauu., terutama untuk bagian listeningnya. Asli sound systemnya pecah, gw ga bisa bedain si bule ngomong swimming, apa singging apa nungging. Volume speakernya sih di gedein, tapi tetep ya boo karena cuma tape dikasi micropohone bukan home theatere speaker untuk ruangan segede itu,  apalagi yang percakapan panjangnya, setiap selesai percakapan gw bengong.. hah??.. si bule kumur2 pake baygon apa pake hervic sih? Structure section nya 40 soal (melengkapi structure dan error  recognition) pesan penting dalam mengerjakan tes toefl yang saya dapat setelah ikut tes toefl SIMAK UI, jangan terlalu banyak menghabiskan waktu di structure, karena soal reading section nya itu masih banyak, ada 6 reading, dan 1 reading 10 soal. Tidak ada sistem minus, jadi yang ga bisa dikerjakan tembaklah soal dengan di mantra mantra dulu “prok prok prok pak tarno tolong dibantu ya”

Dan akhirnya tanggal 19 September, datang lagi email dan sms tercinta dari experd, untuk undangan tahap III

Tahap 3

Tahap 3 – Tes Psikologi Tertulis, Wawancara Psikolog, dan Diskusi Kelompok.
Alhamdulilah masih dikasi kesempatan untuk lanjut tahap 3. Dan tes nya hari sabtu/minggu jadi ga harus ngorbanin kerjaan kantor. Pas tes ini banyak peserta tes yang bentrok dengan tes OJK (otoritas jasa keuangan), dan banyak yang minta reschedule gitu, tapi udah ga bisa ganti hari lain, karena harus menyesuaikan dengan jadwal assesornya juga. Kita di bagi menjadi beberapa kelompok, pada saat awal kita disuruh mengerjakan tes psikologi tertulis, soalnya BANYAK BANGET (CAPSLOCK + BOLD), RATUSAN??? LEBIIIHH.. tapi tidak harus belajar, jadi santai saja🙂, pada saat awal tes, kita dibagikan 4 buku soal tes, yang 1 buku isinya bisa 100 lebih soal..tapi itu dikerjakan nanti, yang pertama di kerjakan adalah tes kraepelin.. kaya gini loh yang namanya tes kraepelin..

url

Nahh.. langsung tambah mules kan liat tes kraepelin segede kertas koran kaya gini.. wkwkw.. kemungkinan sih, mereka melihat konsisten kita mengerjakan tes ini, jadi awalnya santai-santai saja,, ga usa buru2, biar grafiknya ga menurun, setelah agak lama baru dicepetin ngerjainnya, dari 20 orang  yang ada di kelas gw, sekitar 5-7 orang minta kertas soal tambahan, karena semua soal uda selesai mereka kerjakan bolak balik. ckckck.. luar biasa.. dan gw??.. wkwkkw seumur-umur ngerjain tes kraeplin ga pernah ampe nambah soal.. wkwk.. gw cuma mampu mengerjakan satu setengah halaman lebih dikit..

Selain tes kraepelin, kita juga melakukan tes DAP (drawing a person) jadi kita diminta menggambar orang lengkap, memberi nama orang itu dan menuliskan apa yang orang itu kerjakan. Setelah selesai kedua tes tersebut baru kita mengerjakan4 buku soal tes psikologi yang tadi dibagikan. Isilah tes psikologi tersebut dengan jujur dan sesuai apa yang kita anggap benar. tidak perlu mengada-gada. Karena soalnya banyak dan berulang, kemungkinan akan di cek konsistensinya.

Sementara kita mengerjakan ke-4 buku tes tersebut. Beberapa dari kita dipanggil untuk interview dan diskusi kelompok. Untuk interview yah kita ditanya-tanya aktivitas pekerjaan saat ini, pengalaman memimpin kelompok, pengalaman organisasi, kemampuan kita menghadapi dan menyelesaikan konflik, pengalaman mengambil keputusan tersulit, hal-hal yang mau dicapai, motivasi masuk BI dan lain-lain. Pada saat undangan tahap 4 kita dikirimin kuesioner pertanyaan terbuka terkait hal-hal tadi itu yang nanti kita siapkan jawabannya pada saat interview psikolog.

Untuk diskusi kelompok,, nah ini nih sumber kekacauan. Jadi nanti ber 10 orang dibawa ke ruangan untuk diskusi kelompok. Waktu itu FGD nya tentang kebijakan yang harus diambil BI terkait masalah depresiasi nilai rupiah terhadap dolar. Di depan meja tempat kita duduk itu, masing-masing ada 2 lembar kertas yang berisi proposal ide tentang instrumen kebijakan moneter yang harus kita ajukan pada saat rapat. Jadi cerita nya kita adalah pimpinan bagian, dan proposal itu adalah usulan kebijakan instrumen yang direkomendasikan oleh tim di bagian kita, kita harus menyampaikan usulan proposal itu dan berusaha agar ide kita itulah yang diterima. Pada akhir FGD kita diminta memberika kesimpulan ide apa yang akan kelompok kita pilih.

Pas liat ide proposal gw, gw langsung mules, usulan instrumen kebijakan moneter kertas gw adalah menjual surat berharga ke invenstor asing.. towewewew..  dari 4 instrumen kebijakan moneter, yang paling buta pemahamannya ya yang di surat berharga, kalo di pengetatan kredit, suku bunga atau cadangan simpanan masih bisa cas cis cus dikit lah…lah ko ini malah dapet nya di surat berharga.. *tepok jidat tetangga*

Meskipun pada saat baca proposal awal gw langsung tau, kalo akhir dari FGD ini PASTI MUTLAK tidak akan menggunakan instrumen dari proposal gw, tapi gw tetep mengajukan ide ke peserta FGD. Dan FGD nya kacauu balauu pemirsa, hahaha.. bayangin dong dalam waktu 10 menit, ada 10 orang harus mengajukan proposal masing-masing dan kita harus memilih instrumen mana yang kita sepakati. Artinya kalau dipukul sama rata, 1 orang itu cuma kebagian ngomong 1 menit kan? Akhirnya ngomong saut2an, ada yang ngotot instrumen ini, instrumen itu, uda mulai mengerucut eh masih ada lagi orang yang baru ngomong ngajuin instrumennya… wkwkw seru deh.. yah karena gw gak paham banget tentang instrumen gw sendiri, jadi ngapain juga gw mempertahankan instrumen gw, gw hanya respon pernyataan orang kalau menurut gw ada hal lain yang belum terfikirkan dari ide tersebut.. Dan gw jadi berasa aneh, mengangkat-angkat tangan gw sebelum gw ngomong, perserta lain ga ada yang ngangkat2 tangan..  wkwkw.. abis gemes aja, mau ngomong tapi susah banget, setiap orang berebut buat ngomong nggak karuan. Padahal diawal-awal ada 1-2 orang yang nyampein ide nya muter-muter ngabisin waktu, eh dibelakang gak karuan karena waktunya habis.

Intinya sih kalo menurut gw, the way we speak, the way we ensure people. Tidak ngotot, arogan atau mendominasi. Karena waktunya terbatas kita harus ngomong to the point, dan yang paling penting setelah kita ngomong, peserta yang lain kebawa sama omongan kita, wkwkw… meskipun gak tau isi omongan kita bener apa nggak,, wkwkkw.. dan di akhir FGD, group kita left by nothing, tidak ada satupun ide yang berhasil kita sepakati.. hiks..

Ngeliat chaos FGD kaya gitu.. ya sudahlah.. gw bener2 give up dan ga berharap besar buat lulus tahap ini..

Tapi ternyata, experd masih setia mengirimkan email dan sms cintanya  tanggal 22 oktober untuk undangan tahap 4 pada tanggal 26 dan 27 oktober 2013. Tes tahap 4 tentang medical cek-up dan psikiatri gw bahas di post selanjutnya disini😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s