Masih tentang LDR

Yang dia inginkan adalah ketika akhirnya kita menikah, saya ikut tinggal bersama dengan dia kemanapun dia ditempatkan. Which mean I HAVE TO GET OUT FROM MY COMFORT ZONE. Saya harus meninggalkan pulau ini dan segala sesuatu yang membuat saya nyaman berada di posisi saya sekarang, teman, kerabat, kedekatan dengan keluarga, dan termasuk pekerjaan saya. And honestly, walaupun kadang merasa jenuh dan penat dengan pekerjaan saya, saya sudah merasa nyaman menjadi abdi negara.

Sebenarnya menjadi abdi negara bukanlah cita-cita pekerjaan ideal buat gw, saya lebih suka bekerja di perusahan swasta, dengan sistem, kompetensi, kompensasi dan profesionalisme yang jelas. Tapi pas mama lihat dulu saya sering pulang malam kalo bekerja di swasta akhirnya disuru untuk mendaftar jd pegawai negeri.

Pilihan untuk meninggalkan pulau jawa, menghadapkan saya pada pilihan antara pekerjaan dan keluarga masa depan saya.

Ketika hal tersebut tidak dapat berjalan berdampingan lagi, maka tentu saya akan memilih KELUARGA MASA DEPAN daripada pekerjaan. Meskipun dalam hati kecil ini saya juga ingin ikut bekerja, bekerja bukan karena mengejar karir/jabatan, dan juga bukan karena materi (I do believe tanpa saya bekerja pun, dia bisa menghidupi kehidupan kami nantinya). Tapi saya juga ingin menjadi wanita yang mandiri dan “tidak selalu meminta kepada suami”, saya ingin bisa bersosialisasi dan berorganisasi untuk mendapatkan masukan dan pandangan agar dapat menjalankan kehidupan dengan lebih bijak.

Sekalipun saya mengajukan mutasi kerja ke instansi pemerintah yang dekat dengan tempat kerjanya, kemungkinan dia akan di Mutasi lagi, dan Only God dan bagian SDM nya yang tau dia akan dimutasi kemana lagi. Dan dengan sistem dan regulasi mutasi PNS saat ini, belum ada yang dapat menjamin PNS bisa mengajukan mutasi sering-sering.

Hal itu lah yang masih harus kami pikirkan. Dan dia akan merasa tidak enak terhadap saya terlebih orang tua saya, apalagi menurut dia, saya punya potensi yang baik yang bisa saya kembangkan. Dulu papa kepengen aku bisa lanjut sekolah S2 lagi, tapi setelah dikomporin sama mama, mama mau anaknya nikah dulu baru kuliah lagi. ;p

Untuk saat ini, sepertinya agak tidak memungkinkan untuk saya memilih keluarga masa depan saya sepenuhnya. Selain ada ikatan dinas 4 tahun di instansi tempat bekerja saya sekarang, masih ada peran sebagai anak pertama yang harus saya jalankan dalam keluarga saya sekarang.

Berdoa saja, semoga dia yang kini ada di pulau yang berbeda, mendapatkan kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan tugas, selalu dalam lindungan Allah swt..

Karena selain usaha mu, sukses itu juga datang dari doa-doa yang sayang kamu kan (katanya)😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s