Senam Bersama

Belum lama ini, komplek rumah saya menyelenggarakan kegiatan “Senam Bersama” dalam rangka mempererat keakraban antar warga dan untuk meningkatkan kesadaran berolahraga. Senam bersama ini dilakukan sebulan sekali dan bertempat di lapangan basket komplek Jatikramat Indah I. Setelah selesai senam kemudian disediakan konsumsi kecil-kecilan yang penyediaannya dikoordinir secara bergilir per RT.

Sebenarnya sudah sering nyokap mengajak untuk ikut senam bersama komplek, tapi saya selalu menolak karena biasanya hari libur itu benar-benar saya manfaatkan untuk menikmati tidur pulas bangun siang. Tapi mengingat saat ini saya kembali shock dan tidak dapat menerima kenyataan bahwa celana jeans kesukaan saya sudah tidak muat lagi, mungkin ikut senam bersama bisa membuat fakta tersebut diatas tidak seburuk yang terjadi.Instruktur senam yang biasa mimpin katanya ada 2 (dua), Bu Restu dan Mas Wahyu. Senam kali ini dipimpin oleh mas wahyu, dia masih muda mungkin sekitar 30-an, gaya senamnya variatif dan lucu, dia suka menirukan tiba-tiba sakit pinggang ngeledek Ibu/Bapak peserta senam. Hahhaa…Kalau Bu Restu umurnya sekitar 40 tahunan dan beliau juga pernah jadi instruktur senam saya sewaktu saya masih rutin ikut senam jantung sehat setiap minggu. Gaya senam bu restu cenderung monoton dan agak sensual mirip rongeng. Maklum beliau juga pengajar di sanggar tari.

Senam dimulai jam 6:30 pagi, Pesertanya sekitar 75 orang. Mostly pesertanya adalah bapak/ibu yang berumur 35 tahun keatas, tapi juga ada beberapa anak kecil dan anak mudanya. Saya pertama kalinya senam di pimpin oleh mas wahyu ini, sumpah orangnya kocak banget pas senam, badannya athletis, sengaja dibecandain supaya pesertanya ketawa dan semangat senam. Berdasarkan hasil perbincangan saya dengan tetangga saya lainnya, Tarif umum mas wahyu yaitu Rp 500.000,-./per senam, wah mahal juga ya, tapi karena dia sudah sering dipanggil di komplek saya, maka kami hanya membayar Rp 250.000.-/per senam.

Seperti biasa senam dimulai dengan pemanasan,dan masuk ke inti, setelah selesai senam inti kemudian dilanjutkan senam Caya-Caya ala Briptu Norman Wahyu, Sumpah saya ngakak geli sendiri, Bisa banget dia niruin gayanya Norman persis!!..Wkwkkw.. Orang yang lagi lewat di depan lapangan pun pada menoleh ngeliatin kita pada senam gaya caya-caya. Hahha..keren deh pelatih senamnya. Kemudian senam ditutup dengan pendinginan dan berakhir pada jam 7:40 WIB.

Diambil dari posisi saya, maaf kurang jelas    Bu Haris, Ade Fira, My Mom dan Tante Eni

Originally post at here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s