It is about banquet

Well..itulah yang sedang gw coba terapkan untuk menyikapi kerjaan gw sekarang ini, ketika kerjaan lo semakin banyak, tentu lo akan menginginkan kenaikan dari tingkat gaji lo semula. Tapi ternyata hal ini belum bisa diberlakukan bagi gw yang notabene adalah karyawan yang baru 3 bulan bekerja diperusahaan itu.

Gw bekerja di salah satu hotel Jepang di Jakarta. Di bagian Banquet Sales dengan posisi Banquet Administator. Banquet itu semacam  yang bertugas untuk mengurus ballroom/function room untuk acara meeting, press conference, RUPS, seminar, wedding. Selain menjual ruangan, banquet juga menyediakan konsumsi untuk acara di ruangan tersebut. Di hotel tempat saya bekerja ini mempunya 2 ruangan kecil kapasitas 50 orang, dan 1 ruangan besar kapasitas sampai 350 orang yang bisa dipartisi menjadi 3 ruangan.

Dalam satu team banquet saya, terdiri dari 5 orang,yaitu terdiri dari Manager, Asistan Manager (merangkap specialis untuk event wedding), 2 orang banquet sales, dan gw sebagai banquet Adminnya.

Gambaran umum kerjaan banquet sangat simple. Tamu datang/by phone- beri informasi harga-kalo ok mereka akan booked ruanganya- kita buatkan penawaran harga – deposit payment – meeting dengan client nya untuk membicarakan details event nya, (perlengkapan,menu dan layout) – bikin banquet event order (BEO) untuk dibagikan ke operation, kitchen, engineering, housekeeping dll.

Simple bukan dan terlihat menyenangkan!!. Tapi asli di dalemnya itu RIBET !!..yang ngebuat itu ribet:

1. System-oriented. Kita bekerja menggunakan sistem, booked ruangan by sistem, update database by sistem, bikin BEO pun by sistem yang notabene harus mengklak-klik icon-icon yang ribet nya minta ampun. Menurut pengalaman teman yang sebelumnya bekerja di hotel lain yang belum menggunakan sistem alias manual, ga akan seribet ini. Karna cukup sekali kerja aja, dengan mencatat semuanya di dalam buku catatan, kalau dengan sistem sudah dicatat dibuku catatan lalu kita harus memasukan catatan kita dalam menu-menu dalam sistem. Namun keuntungannya dengan adanya sistem ini, kita bisa melihat details track records event2 yang sudah lama sehingga tidak bisa disewenang2kan oleh client.

2. High Risk Job. Pekerjaan ini berisiko tinggi dimana kita harus membuat order ke kitchen dan operation sesuai dengan permintaan client. Mulai dari pilihan menu, settingan diatas panggung, bunga, sampai letak2 buffee station dan meja receptionist. kalau mereka compalint dan tidak mau bayar biayanya…kan bisa merugikan!!..

3. So Many Disturbing-thing. Yeah..inilah yang menjengkelkan, disatu sisi kita harus mengerjakan segala sesuatunya dengan teliti dan tepat, namun disisi lain saat kita bekerja banyak hal yang membuyarkan fokus. Ganguan itu berupa telpon yang ampir tiap 10 menit bunyi (sumpah..pengen gw cabut tuh kabel telpon)..atau seringkali ada tamu yang tiba2 datang langsung untuk lihat ruanganya, tanya informasi harga dll. Bentar2 tamu..bentar2 telp..gimana kerjaan gw mau selesai.. Ya mau gak mau pulangnya ga pernah bisa on time..

4. Client Number one. Seperti apapun mood dan gaya client, harus tetap diutamakan. Paling males kalo nemu client yang minta nya banyak, bawel, ribet, hualah..cuma bisa ngelus dada..

Well..actually itu adalah kerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh banquet sales nya, gw sebagai admin sebenarnya tugas gw adalah bikin daily report, 3 months forecast, dan segala administrasi lainnya. Seharusnya gw gak sering2 mengerjakan kerjaan sales, kadang2 aja, kalo event nya lagi banyak. Tapii ampir tiap hari gw berhubungan dengan kerjaan itu…

Karena apa??..karena 2 orang sales nya masa kontrak kerja nya habis..satu lagi resting dan satu lagi belum dapat penggantinya. Sistem Manajemen HRD di hotel in terkadang juga tidak manusiawi, semena2 terhadap karyawan, bukan memojokan orang HRD sih..kalau orang HRDnya baik2, tapi kebijakan yang membuat mereka bertindak sperti itu.

Huaaa pertama2 stress banget double job…banyak lemparan kerjaan😦.. mau gimana lagi ga ada orangnya… tapi skarang sudah mulai bisa nerima setidaknya ada ilmu nya yang bisa gw ambil.. lama-lama bikin gw sadar..gw mungkin salah haluan..dulu gw nerima kerjaan ini karna salary nya jauh besar dari perusahan2 sebelumnya meskipun …tapi setelah tau delemnya dengan sistem HRD yang tidak adil, dan gw mesti pulang larut malem terus, kayanya bukan kerjaan pilihan gw kedepannya. Apalagi kalo nanti gw uda berkeluarga…huaa..bisa terlantar anak dan suami gw,,,

setelah Bagus lulus…gw berencana resign saja..nanti cari yang baru lagi bareng Bagus..karna kalau gw resign sekarang,sales yang 1 belum selesai restingnya..makin ga ada orang yang ngurus banquet..ga tega juga ngebiarin manager dan asisten manager cuma berdua dengan tumpukan kerjaan segitu banyak…huaaaa…kecuali kalo manager gw resign juga..karna denger2 beliau kmaren dia dapet panggilan interview di hotel lain…

semangat!!! setidaknya apa yang bisa gw lakukan sekarang gw lakukan yang terbaik..smoga kedepannya gw diberikan yang terbaik juga…amin…

Orignally post at here   in April 18, 2010, 6:50

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s